banner 560

Kabur Dari Lapas Jambula, Upi Kembali ditangkap di Pulau Hiri

  • Bagikan
banner 560

TERNATE – Seorang Narapidana bernama Muhammad Kasim Hafel alias Upi yang sempat melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Ternate ditangkap, Rabu (25/8/2021) tadi.

Napi kasus pencurian disertai pembunuhan itu, ditangkap di Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, setelah sempat masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).

Kapolsek Ternate Pulau, Ipda Mirna Oramani saat dikonfirmasi mengatakan, Upi ditangkap jajaran Polsek Pulau bersama warga kelurahan Trafaraka di kecamatan Pulau Hiri. Selanjutnya dibawa ke Ternate dengan speedboat, untuk diserahkan ke pihak Lapas kelas IIA Ternate di Kelurahan Jambula.

“Iya napi yang kabur dari Lapas telah berhasil ditangkap,” kata IPDA Mirna Oramani saat dikonfirmasi, Rabu (25/8/2021).

“Untuk kronologis penangkapan belum bisa kami sampaikan secara umum, namun yang jelas napi yang kabur telah ditangkap kembali,” tambahnya.

Sementara Kalapas Kelas IIA Jambula dikonfirmasi membenarkan penangkapan napi yang melarikan diri kemarin subuh.

” Iya sudah ditangkap oleh anggota Polsek dan masyarakat pulau Hiri “, Ujarnya.

Warga saat menemukan orang tidak di kenal, kemudian melaporkan kepada pemerintah setempat tanpa panjang lebar pelaku pembunuhan dan pencarian ini diamankan.

Setelah mendapatkan informasi tersebut petugas lapas langsung menuju ke pulau Hiri untuk menjemput warga binaan yang kabur kemarin dan menjadi DPO itu.

” Setelah dapat informasi langsung kita terjunkan petugas lapas untuk jemput warga binaan yang kabur “,jelas Maman.

Namun diberitakan sebelumnya Muhammad Kasim Hafel alias Upi kabur dengan cara menggebok pintu kamar lalu meloncat tenbok bagian depan aksi diketahui setelah ada kedengaran ribut.Ungkap Mama.

Secara terpisah, Kepala Devisi Permasyarakatan Kemenkumham Malut, Teguh Wibowo menegaskan terkait dengan seorang narapidana yang melarikan diri ini, karena adanya kelalaian petugas di Lapas.

Untuk itu petugas piket akan dipanggil dan dimintai keterangan atas insiden tersebut termasuk Kalapas Kelas IIA Ternate, jika memang ada petugas yang terbukti terlibat dalam peristiwa ini akan diberikan sangsi tegas.

“Ini namanya kelalaian petugas Lapas, untuk itu petugas Lapas akan kami panggil untuk dimintai keterangan, sekalian Kalapas IIA Ternate, dalam pemeriksaan misalkan ada petugas yang terlibat maka akan kami berikan sangsi tegas sesuai aturan dan ketentuan yang ada.tagas Teguh. (*)

  • Bagikan