banner 560

Masyarakat Sobobe Kecam Aksi Jual Beli Tanah Soan

  • Bagikan
Suasana Sidang Pemeriksaan Setempat. [ Foto : Istimewa ]
banner 560

HALSEL, Infomalut.com | Warga dusun Sobobe Desa Waigitang Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara menolak keras oknum yang sengaja menjual tanah Soan/adat yang ada di Dusun tersebut.

Kepada media ini, Selasa (12/10/21), Masran Saleh menceritakan keseharian masyarakat Dusun Sobobe, selama ini hidup tenang dengan aktifitas menanam tanaman bulanan (Hortikultura) di Tanah Soan.

Belakangan ini kata Masran, masyarakat Dusun Sobobe merasa resah adanya oknum yang tidak diketahui asal usulnya, sehingga menjual tanah soan/adat yang digunakan masyarakat untuk bercocok tanam.

“Kami masyarakat adat dusun Sobobe Desa Waigitang dengan tegas menolak tanah soan/adat dijual, karena ditanah itu kami dapat melangsungkan hidup,” tegas Masran

Masran bilang, permasalahan ini sudah disengketakan di Pengadilan Negeri (PN) Labuha dan proses sidang lokasi telah berlangsung minggu kemarin.

“Besok, (Rabu) dimulainya sidang lanjutan untuk pemeriksaan saksi-saksi dari penggugat,” terangnya

Dia, (Masran-red) meminta hakim atas nama masyarakat pada saat putusan nanti kiranya mempertimbangkan status tanah soan tersebut.

“Hakim lebih paham aturan terkait dengan kedudukan hukum tanah soan. Jangan sampai putusan hakim dapat menimbulkan konflik dilapangan,” pinta Masran atas nama Masyarakat Dusun Sobobe

Masih kata Masran, berharap tanah soan dapat di kembalikan ke masyarakat, semenjak para leluhur sampai saat ini tidak pernah dimiliki tanah secara individual melainkan digunakan secara kolektif.

“Sehingga kami (Masyarakat) hanya meneruskan perjuangan para leluhur,” ungkapnya

Selanjutnya, sidang pemeriksaan setempat (PS) berlangsung pekan kemarin di areal ‘Sowoi Nigua’, sempat tegang.

Pasalnya, Masyarakat berharap oknum penjual tanah soan bisa hadir agar menunjukan batas-batas tanah yang dijual kepada pembeli.

“Ternyata si penjual tidak hadir ditempat, sehingga timbul cekcok antara masyarakat dengan pihak penggugat (pembeli),” tutur Masran menceritakan kejadian pemeriksaan setempat pekan kemarin di Dusun Sobobe.

Akhirnya, Masran menginginkan agar para sesepuh yang berasal dari Desa Waigitang Dusun Sobobe tergerak hatinya melihat persoalan tanah soan yang sengaja diperjual belikan.

“Atas nama Masyarakat Dusun Sobobe berharap dan menginginkan adanya perhatian seluruh sesepuh atas persoalan jual beli tanah soan ini,” pungkasnya. [Ilo]

  • Bagikan