banner 560

Pilkades Morotai Memanas, Ini Tanggapan Tokoh Pemuda

  • Bagikan
Suasana Diskusi sejumlah tokoh muda Morotai. || Foto : Lasurdin
banner 560

MOROTAI – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, akhir-akhir ini di soroti publik.

Seperti halnya diskusi lepas yang dihadiri anggota DPRD Pulau Morotai Irwan Soleman, Ketua KNPI Mulkan Hi. Sudin dan Staf ahli Partai Nasdem Morotai Ikrab Sibua.

Diskusi dengan tema Kisruh Pilkades dipandu Arafik Arahman, bertempat di Pantai Armydoc, Minggu (14/11/21)

Amatan media infomalut.com, diskusi berlangsung kurang lebih dua jam itu menariknya narasumber saling menyerang argumentasi seputar tahapan seleksi Pilkades atau sekolah Cakades yang cenderung merugikan para Cakades.

Irwan Soleman menyebutkan, tahapan Pilkades yang dihendel langsung Timsel Kabupaten terkesan mengulur waktu yang sangat lama sehingga dapat merugikan para Cakades dari sisi energi dan materi.

Irwan mendesak, Timsel harus memperbaiki kembali mekanisme seleksi dan harus meloloskan para Cakades yang sudah ikut seleksi.

Sementara, Sofyan Togubu yang berprofesi sebagai Wartawan Malut Post, memaparkan data yang diperolehnya langsung dari para Cakades, saat ini kerugian finansial yang telah dikeluarkan setiap Cakades sebanyak Rp 10. 000.000,00,- (sepuluh juta rupiah).

Selanjutnya, Ikrab Sibua berpendapat bahwa Pilkades yang diselenggaran harus di utamakan pada sisi idealnya.

Menurutnya, demokrasi yang sejati harusnya mempermuda para figur calon, karena yang menentukan menang dan tidaknya adalah masyarakat bukan sistem yang dibuat  Timsel

Selain itu, Mulkan Hi Sudin, dengan tegas mempersoalkan tahapan sekolah Cakades yang terkesan membingungkan. Ia menyarankan supaya sebagian pasal dalam peraturan bupati yang mengatur syarat khusus, karena syarat itu tidak dipakai di pemilihan kepala desa di semua daerah.

Tak kalah, narasumber muda Asyari, lulusan hukum tatanegara Universitas Pancasila, mengulas dari sisi regulasi. Ia berpendapat bahwa hukum terkadang dicampur adukan dengan politik, tergantung pada ketentuannya.

Untuk diketahui, pencalonan kepala desa di Pulau Morotai terdapat sebanyak 57 Cakades yang tidak lolos seleksi. (*)

  • Bagikan