banner 560

Polres Halsel Gencar Vaksinasi Covid Bagi Pelajar Di SMP 6

  • Bagikan
Pelajar SMP Negeri 6 Halsel saat mengikuti vaksinasi Covid-19, Polres Halmahera Selatan. || Foto : Fitri Humaira
banner 560

LABUHA – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, gencar melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat umum. Kali ini sasarannya para pelajar di SMP Negeri 6 Halsel. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat sekolah.

Kabagops Polres Halsel, AKP Fauzi Iskak Dibyantoro, melalaui Kasubsi Humas Polres Halsel, Bripka Reskiawan menuturkan, saat ini vaksinasi di Kabupaten Halsel terus di gencarkan agar kekebalan komunal bisa segera terwujud.

Reskiawan bilang, Vaksinasi Covid-19 pagi tadi merupakan rangkaian dari kegiatan akselerasi vaksinasi yang digelar oleh Polres Halsel bekerja sama dengan tim Vaksinator Kabupaten Halsel dan diikuti ratusan pelajar SMP Negeri 6 Halsel.

“Kita berupaya keras agar vaksinasi ini bisa mencapai target. Termasuk diantaranya adalah kalangan pelajar. Mereka adalah aset bangsa yang wajib kita lindungi dari paparan Covid-19,” ucap Kasubsi Humas Polres Halsel, Bripka Reskiawan, kepada awak media, Rabu, (1/12/21).

Dikatakan lagi, vaksinasi ini diperuntukkan khusus bagi pelajar yang telah berusia 12 tahun keatas. Sebelumnya, Polres Halsel telah menjalin komunikasi dengan pihak sekolah untuk mempersiapkan lokasi vaksinasi yang cukup luas yang digunakan sebagai tempat entri data, screning dan pemeriksaan kesehatan serta observasi.

“Alhamdulillah dari pihak sekolah sangat mendukung dan memberikan respon positif. Sehingga segala sesuatu juga disiapkan demi lancarnya kegiatan vaksinasi Covid-19,” jelasnya

Ditegaskan Reski, vaksinasi bagi pelajar akan terus dilaksanakan di sejumlah sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Jadwal sudah siap dan sekolah-sekolah yang akan divaksinasi juga telah disetujui pihak sekolah. Tidak hanya sekolah didalam Kota Labuha, tetapi kami juga akan menjangkau sekolah yang berada di Kecamatan dan pelosok Desa. Untuk itu kami berpesan ke pihak sekolah yang telah divaksin agar proses belajar mengajar di sekolah tetap wajib menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan