banner 560

CV Azzahra Tebang Kayu Alasan Bangun Jembatan

  • Bagikan
Salah satu jembatan rusak yang terletak di Desa Capalulu. || Foto : Ano
banner 560

SANANA – Perusahan CV.Azzahra Karya diketahui belum lama ini melakukan penebangan kayu di lahan milik Ali Umasangaji, Warga Desa Capalulu, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Rabu (22/12/21).

Direktur CV Azzahra Karya, Djawal Fokaaya, kepada wartawan, Rabu (22/12/21) mengatakan penebangan kayu berdasarkan permintaan pemilik lahan Ali Umasangaji.

“Kami tebang kayu di lahan Ali Umasangaji karena permintaan Ali. Dia yang minta ke perusahan untuk tebang kayu agar dibangun dengan jembatan di kilometer 8 kilometer 10, kilometer 16, kilometer 14 dan pertengahan antara kilometer 16-17,” terang Djawal

Djawal bilang, penebangan kayu bukan untuk dijadikan kayu produksi tetapi digunakan untuk membangun jembatan supaya memudahkan akses warga Desa Wailoba ke Ibu Kota Kecamatan.

“Untuk batas antara desa saya serahkan ke Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten, karena saya tidak punya wewenang berbicara soal tapal batas antara Desa Wailoba dan Capalulu,” singkatnya.

Terpisah, Ali Umasangaji (pemilik lahan) mengaku penebangan kayu yang dilakukan oleh perusahan CV Azzahra Karya atas perintahnya.

“Tabang kayu di lahan saya sendiri supaya saya bisa tanam pala dan cengkeh,” sebutnya.

Ditegaskan Ali, kayu yang ditebang tidak masuk dalam kayu produksi. Karena, kayu tersebut dirinya meminta langsung ke perusahan untuk ditebang sekaligus membangun jembatan.

“inj dilakukan agar saya bersama keluarga yang memiliki lahan di areal tersebut dengan mudah mengakses,” ungkapnya.

“Penebangan kayu oleh pihak perusahan sangat membantu kami, mengingat lahan tersebut mau di gunakan oleh saya dan anak-anak saya supaya tanam pala dan cengkeh,” tambahnya.

Masih kata Ali, berasalan pihak perusahan membuat jembatan tersebut supaya memudahkan warga beraktivitas ke kebun dan akses transportasi darat menuju ke desa tetangga.

Sementara, Kepala Desa Capalulu Sanip Umasangaji sampai berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi, terkait dengan permasalahan antara pihak perusahan dan pemerintah Desa Capalulu beberapa waktu lalu. (*)

  • Bagikan