banner 560

Kodim 1509/Labuha Gelar  Kampanye Kreatif Penerimaan Prajurit TNI AD 2022

  • Bagikan
Kodim 1509/Labuha Gelar  Kampanye Kreatif Penerimaan Prajurit TNI AD 2022
Pasi Pers Kodim 1509/Labuha Lettu Inf Lukito saat memberikan pemateri Kampanye Kreatif di SMAN 7 Halmahera Selatan (Foto : Penerangan Kodim/1509 Labuha)
banner 560

LABUHA – Kampanye Kreatif penerimaan Prajurit TNI AD yang digelar Oleh Kodim 1509/Labuha merupakan salah satu bagian dari meningkatkan Animo, Antusiasme dan memberikan Informasi untuk Siswa dan Siswi SMAN 7 Halsel, bagaimana tata cara dan Proses Sebelum dan Selama Tes Rekruitmen Penerimaan Prajurit TNI khususnya TNI-AD, SMAN 7 yang berada di Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (26/07/2022),

Pasi Pers Kodim 1509/Labuha Lettu Inf Lukito yang juga sebagai pemateri Kampanye Kreatif mengatakan, kampanye kreatif bertujuan untuk menumbuhkan minat para pelajar untuk menjadi prajurit TNI AD. Sekaligus untuk memberi motivasi bagi generasi muda dalam pengabdian kepada negara dan bangsa melalui TNI AD, dan ini merupakan wadah salah satu penyebaran informasi untuk siswa-siswi,

“ Kampanye kreatif ini kita menargetkan siswa-siswi kelas 11 dan kelas 13,untuk memotivasi mereka meningkatkan semangat belajar dan sekaligus mereka bisa membina fisik dan Mental,” ujar Lettu Inf Lukito

Menurutnya, terkait ketentuan dan hal mendasar yang wajib dipenuhi setiap peserta seleksi adalah sehat jasmani dan rohani, selain itu tidak memiliki masalah yang melanggar hukum.

“ Jadi apabila ingin masuk menjadi anggota TNI harus mempersiapkan diri sejak dini dengan perbanyak belajar, siapkan fisik dan mental serta rajin berolah raga, hindari perbuatan yang dapat merugikan diri, katanya” jelasnya.

Untuk batas usia, kata Lettu Inf Lukito, para calon sekurang-kurangnya berumur 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama”sambungnya.

Sementara Komandan Kodim 1509/Labuha Letkol Kav Romy Parnigotan Sitompul saat di konfirmasi mengatakan, dalam proses tahapan pendaftaran serta proses seleksi pengujian sampai calon tersebut dinyatakan lulus dan siap masuk pendidikan dari semuanya itu tidak dipungut biaya alias gratis.

“Seleksi ini dilakukan secara terbuka dan fair, sehingga TNI Angkatan Darat akan mendapatkan calon prajurit yang betul-betul sehat jasmani dan rohani sesuai kriteria dan standar yang ditetapkan, Karena TNI AD dalam setahun menerima Prajurit dalam beberapa kali melalui Penerimaan Akmil, Sekolah Perwira Keahlian, Secaba, Dan sedangkan untuk Secata 2 kali dalam setahun”tutup Letkol Kav Romy Parnigotan Sitompul (*)

  • Bagikan