banner 560

Coreng Marwah Lembaga, Ketua GP Ansor Ternate Minta Sikap Tegas BK DPRD dan PKB

  • Bagikan
Ketua GP Ansor Kota Ternate, Syarif Abdullah./Ilo
banner 560

TERNATE, – Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Ternate, Syarif Abdullah angkat bicara terkait dugaan perselingkuhan oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kota Ternate berinisial RL alias Ridwan yang viral dan membuat marwah DPRD serta Partai Kebangkitan Bangsa merosot.

Syarif meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD kota Ternate segera mangambil sikap tegas terhadap oknum anggota DPRD yang bermasalah tersebut.

“Ini bukan kali pertama yang bersangkutan membuat masalah dan ini jelas merusak marwah lembaga DPRD,” sebut Syarif dalam rilis resminya yang diterima Infomalut.com, Selasa (10/01/2023).

Aktifis muda Nahdlatul Ulama ini dengan tegas mengatakan kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD akan menurun jika BK tidak mengambil sikap tegas terhadap oknum tersebut.

“Oknum tersebut telah merusak kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD. Ketidakpatuhan dalam menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD berulang kali dilakukan,” ungkap Syarif.

Mantan Sekretaris Cabang PMII Ternate itu memberikan ultimatum kepada DPRD melalui badan kehormatan agar jangan terkesan melindungi oknum wakil rakyat seperti ini.

“Sebagai warga Negara yang ikut dalam pemilihan merasa berdosa karena sudah memilih orang seperti ini. Artinya publik juga ikut berdosa atas kelakuan oknum anggota DPRD tersebut,” kesal Ketua GP Ansor Kota Ternate.

Katanya lagi, masih banyak masalah di kota Ternate yang belum terselesaikan, ini yang harus perlu disikapi bukan malah membuat masalah yang tidak mencerminkan sebagai wakil rakyat.

Terkait sikap internal DPC PKB Kota Ternate, Syarif meminta kepada partai yang mengusung RL untuk memberikan sanksi tegas bila perlu sampai pada pemecatan sebagai anggota partai dan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).

“PKB Kota juga harus mengambil sikap yang sama. Bersikap tegas dalam memberikan sanksi, sehingga ini bisa jadi pelajaran bagi yang lain,” pintanya

PKB lanjut Ketua GP Ansor, adalah partai yang didirikan oleh para Kiyai Nahdlatul Ulama yang harus di rawat dan jaga marwanya.

“Yang mendirikan PKB adalah para pendiri bangsa Indonesia, Kiyai, dan Ulama besar, maka sudah seharusnya citra ini dijaga, jika ada yang mencoreng sudah tentu harus di tindak tegas,” ungkapnya.

Baginya, secara struktur GP Ansor dan PKB berbeda namun secara Kultur sama, yakni sama-sama lahir dari Nahdlatul Ulama sudah seharunya ini menjadi bahan evaluasi bagi PKB dari kota sampai Pusat.

“Kami meminta kepada DPC PKB, DPW PKB, dan DPP PKB untuk menindaklanjuti kejadian yang sempat viral itu dengan sangsi yang tegas,” pungkasnya. (Red)*

  • Bagikan