banner 560

Niat Baik Bupati Bassam Kasuba Disalahartikan

  • Bagikan
Niat Baik Bupati Bassam Kasuba Disalahartikan
Massa aksi saat menghadang Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba di Desa Gorup (Foto Istimewa)
banner 560

HALSEL – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba dalam agenda memenuhi undangan Masyarakat Pulau Makian pada acara pelantikan Pengurus TP-PKK se Kecamatan Pulau Makian dan Bakti Sosial oleh Dinas Kesehatan di Desa Gorup Pulau Makian, disalahartikan oleh warga setempat. Pada Sabtu (10/02/2024)

Sebelumnya Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, sudah mengagendakan kunjungan kerja ke Pulau Makian dalam rangka meninjau langsung Rumah Sakit Prima dan Pembangunan jalan di Tahun 2023 lalu yang dinyatakan mangkrak hanya saja, kunjungan itu dipending dan diagendakan hingga selesai Pemilihan Legislatif

Hal itu, dilakukan Bupati karena di tahun 2024 ini sejumlah dana akan kembali dialokasikan Pemerintah Daerah untuk pembangunan jalan Rabutdaiyo-Sangapati sepanjang 3 kilo meter dan RSP Pulau Makian yang meskipun sudah dinyatakan mangkrak serta memiliki sejumlah masalah internal pihak rekanan atau Kontraktor

Mendahului agenda Bupati yang dipending, hingga selesai Pileg Pengurus TP-PKK Kecamatan Pulau Makian dan masyarakat pelaksana Bakti Sosial, mengundang secara resmi untuk menghadiri pelantikan serta pelaksanaan kerja bakti di bawah koordinator Dinas Kesehatan.

BACA JUGA : Bupati Halmahera Selatan Resmikan Jembatan Mataketen – Tagono Pulu Makian

BACA JUGA : PKS Gelar Kampanye Terbuka Inilah Orasi Politik Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba

BACA JUGA : Kampanye Berlangsung Meriah, Jasri Ajak Masyarakat Menangkan PKB di Halbar

“Agenda kita untuk meninjau pembangunan RSP dan jalan segmen Rabutdaiyo-Sangapati, sudah diundurkan hingga selesai pileg, namun tibanya kita disini atas undangan dari Pengurus TP-PKK dan Masyarakat pelaksana bakti sosial dibawah koordinator Dinas Kesehatan Halmahera Selatan yang nantinya akan kita lanjutkan dengan meninjau secara langsung pembangunan RSP dan jalan segmen Rabutdaiyo-sagapati,” kata Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba

Namun, kata Bassam, niat baik Pemerintah Daerah untuk meluruskan penyelesaian pembangunan jalan segmen dan Rumah Sakit Prima Makian, disalah artikan, sehingga kita ditolak dan tidak diberikan kesempatan untuk memberitahukan serta menjelaskan anggaran yang sudah kita sepakati untuk melanjutkan pembangunan jalan dan RSP serta kendala yang terjadi. Sehingga terjadi keterlambatan pekerjaan

“Bukti keseriusan kami untuk meneruskan pembangunan jalan dan Rumah Sakit terlihat saat kami menginvestasikan 20 miliar untuk Asphalt Mixing Plant (AMP) yang disiapkan untuk pembagunan jalan tahun 2024 ini. Anehnya kedatangan kita di tolak dengan alasan kelanjutan pembangunan jalan dan RSP sementara kedua kegiatan pembangunan itu sudah kita anggarkan dan itu sudah final berjalan serta mungkin dalam waktu dekat sudah dilaksanakan pembangunannya,” ucap Bassam

Anehnya, saat aksi menolak Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan rombongan masa aksi tidak memberikan ruang waktu kepada Bupati untuk menjelaskan sumber masalah yang menjadi dasar penolakan Bupati (*)

  • Bagikan