banner 560

Dugaan Korupsi Sewa Artist Menyeret Nama Eks Kabag Umum Sekda Halsel

  • Bagikan
Dugaan Korupsi Sewa Artist Menyeret Nama Eks Kabag Umum Sekda Halsel
Ilustrasi Dugaan maling Sewa Artist
banner 560

HALSEL – Kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran sewa artis 1 miliar di Sekretariat Daerah Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut) masuk radar kejaksaan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi 1 miliyar yang menyeret sejumlah nama di Bagian Umum Sekda Halsel.

Kepala Kejari Guntur Triyono, menegaskan bahwa kasus ini akan diselidiki penyidik Kejaksaan karena nilainya cukup fantastis.

Kasus itu kata Guntur, masih dalam telaa penyidik Kejari Halsel. Setelah di telaa baru melakukan pemanggilan pihak-pihak yang terlibat dalam masalah ini.

“Untuk kasus ini sedang kami telaah,” katanya.

Menurutnya, apabila memenuhi unsur akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya. “Apabila masuk maka kita tingkatkan,” beber Guntur Eks Kasi Wilayah l Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang Direktorat Penuntutan pada JAM Pidsus Kejagung RI itu.

Guntur menambahkan, saat ini Kejari Halsel masih fokus tuntaskan kasus korupsi skandal BPRS Saruma. Sehingga untuk kasus dugaan korupsi di Bagian Umum Setda Halsel eksen nanti paska Hari Raya Idul Fitri 2024.

“Iya kita fokus untuk tuntaskan skandal kasus korupsi BPRS dulu, yang dugaan korupsi anggaran sewa artis di bagian umum Setda nanti setelah lebaran pasang idul Fitri,” tandas Guntur kepada JarumSatu.com Senin (01/04).

Kasus ini terjadi pada saat transisi kepemimpinan mendiang Bupati Halsel Usman Sidik ke Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.

Bupati Halsel Bassam Kasuba menanggapi persoalan tersebut. Bassam mengaku pernah menanyakan soal anggaran tersebut hanya saja tidak diberikan kewenangan untuk merubah mata anggaran tersebut.

Dia hanya bisa menyetujui untuk dijalankan kegiatan dengan anggaran yang fantastif itu.

“Apakah saya punya kewenangan untuk merubah, mereka bilang tidak bisa karena semua sudah ditetapkan sehingga saya memberikan persetujuan untuk kegiatan itu jalan,” singkat Bassam belum lama ini.

Anehnya penambahan bintang tamu artis Religi Opick yang nilainya hanya capai 100 juta lebih, akan tetap sebelumnya anggaran sewa artis kurang lebih 3 orang itu capai 1 miliar.

Menurut politis muda PKS itu, angka 100 juta lebih itu diluar dari anggaran sewa artis Rp 1 Miliar yang ditetapkan sebelumnya dan terkait pencairan anggarannya masih dijabat Eks Kabag Umum Maimunah Abusama.

“Iya 100 juta lebih itu diluar dari 1 miliar, jadi besarannya luar biasa,” tutup Bassam (*)

  • Bagikan