banner 728x250
Hukrim  

PB-FORMMALUT Kecam Keras Pernyataan Rasisme Ronald Aristone Sinaga

Koordinator Pusat PB-FORMMALUT M. Reza A Syadik (Doc. Infomalut.com)

JAKARTA – Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB-FORMMALUT), sejabodetabek dengan tegas mengecam keras pernyataan rasis yang disampaikan oleh Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron.

Ucapan Wakil Ketua Umum DPP PSI Aristone Sinaga yang menyebut “anjing peliharaan”, “monyet”, dan “babu suruhan pada teman-teman kami yaitu Rizal Berhet dan Randi” bukan hanya bentuk penghinaan, tetapi juga tindakan yang merendahkan martabat kemanusiaan dan memperkuat diskriminasi rasial yang selama ini kami lawan,” tegas M. Reza A Syadik, Koordinator pusat PB-FORMMALUT.

Pernyataan tersebut merupakan bentuk nyata rasisme, kata M.Reza, ” ini tidak dapat ditoleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia dibangun di atas prinsip persatuan dalam keberagaman, bukan kebencian yang memecah belah. Oleh karena itu, kami mendesak aparat penegak hukum segera memproses hukum Ronald Aristone Sinaga tanpa kompromi, polri harus adil.

Lebih lanjut, kami juga meminta keadilan bagi teman kami, Randi dan Ical. Tindakan yang mereka lakukan tidak dapat dilepaskan dari konteks penghinaan rasis yang menyerang harga diri dan martabat mereka. Mereka bukan pereman, tetapi individu yang bereaksi atas pelecehan yang sangat serius terhadap identitas dan kemanusiaan mereka. Oleh karena itu, kami mendesak agar Randi dan Ical segera dibebaskan.

Kami juga meminta kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) untuk segera mengambil sikap tegas dengan mencopot dan memecat Ronald Aristone Sinaga dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum. Tidak ada ruang bagi pelaku rasisme dalam struktur partai politik mana pun di Indonesia.

Jika DPP PSI tetap mempertahankan yang bersangkutan, maka hal tersebut menunjukkan bahwa partai tersebut secara tidak langsung melindungi dan memelihara praktik rasisme. Sikap diam atau pembiaran adalah bentuk persetujuan terhadap tindakan diskriminatif.

Kami menegaskan bahwa perjuangan melawan rasisme adalah harga mati. Kami tidak akan tinggal diam ketika martabat masyarakat Indonesia Timur diinjak-injak. Kami akan terus bersuara, bergerak, dan melawan segala bentuk ketidakadilan.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami menyampaikan beberapa tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan secara objektif dan transparan terhadap dugaan pernyataan rasis tersebut, serta mengambil langkah hukum yang tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Menuntut pembebasan teman teman kami, Randi dan Ical, yang saat ini dikriminalisasi. Tindakan mereka adalah bentuk reaksi spontan atas pelecehan yang sangat merendahkan martabat. Mereka bukan pereman, tapi individu yang membela harga diri dan kehormatan yang diinjak-injak secara terbuka.

3. Mendesak Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk segera mengambil langkah tegas dan melakukan evaluasi terhadap kadernya yang diduga menyampaikan pernyataan rasis, sebagai bentuk komitmen terhadap nilai anti-diskriminasi dan keberagaman.

4. Kami menegaskan bahwa apabila tidak ada tindakan tegas, maka publik berhak menilai bahwa terdapat pembiaran terhadap praktik rasisme di dalam tubuh organisasi tersebut.

*Hentikan Rasisme! Tegakkan Keadilan!*

banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250