banner 728x250
Dunia  

Menempuh Pendidikan di Al-Azhar Mesir, Fahrul Syahrir Dapat Beasiswa LPDP-PKU Masjid Istiqlal

ASN KUA Payahe Asal Maluku Utara Ikuti Program Beasiswa LPDP–PKU Masjid Istiqlal"

Fahful Syahrir ASN KUA Payahe Asal Maluku Utara (Doc.Infomalut.com)

Penulis : Fahrul Syahrir  ASN KUA Payahe Asal Maluku Utara

KAIRO, MESIR — Fasrul Syahrir, warga asal Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, yang saat ini berdomisili di Weda, tengah mengikuti program short course selama tiga bulan di Universitas Al-Azhar, Mesir. Program ini diikuti melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bekerja sama dengan Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKU-MI).

Pada hari ini, Fasrul bersama peserta program melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengalaman peserta selama menjalani program pendidikan di luar negeri, sekaligus kesempatan untuk mengenal lebih dekat peran perwakilan diplomatik Indonesia dalam mendukung warga negara Indonesia yang berada di Mesir.

Fasrul merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) Payahe, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Keikutsertaannya dalam program ini merupakan bagian dari tugas belajar yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.

Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di Mesir merupakan pengalaman berharga, khususnya dalam memperdalam wawasan keislaman, memperluas perspektif akademik, serta mempelajari tradisi keilmuan Islam yang berkembang di salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di dunia.

Mahasiswa Kader Ulama Masjid Istiqlal LPDP program Pascasarjana Bersama Kedutaan Besar Cairo (Doc. Infomalut.com)

Pendidikan sebagai Investasi untuk Pelayanan Masyarakat

Pengalaman Fasrul membawa pesan edukatif bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan diri, tetapi juga bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi seorang ASN yang bertugas di KUA, peningkatan kompetensi melalui pendidikan menjadi penting agar pelayanan keagamaan kepada masyarakat dapat terus berkembang, baik dalam bidang administrasi perkawinan, bimbingan keluarga sakinah, konsultasi keagamaan, maupun pembinaan kehidupan beragama di tengah masyarakat.

Kesempatan belajar di luar negeri juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan program beasiswa dalam membuka akses pengembangan kapasitas bagi aparatur negara dari berbagai daerah, termasuk Maluku Utara.

Membawa Pengalaman Belajar untuk Daerah

Sebagai putra daerah Maluku Utara, Fasrul berharap pengalaman akademik dan wawasan yang diperolehnya selama mengikuti program di Mesir dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kontribusi dalam menjalankan tugas sebagai ASN di lingkungan Kementerian Agama.

Baginya, kesempatan belajar di luar negeri bukan semata-mata tentang memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga tentang tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu, memperkuat integritas, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setelah menyelesaikan program pendidikan.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa kesempatan pendidikan dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Dengan semangat belajar, dukungan institusi, serta komitmen untuk mengabdi, putra-putri daerah memiliki peluang untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.

Dari Weda, Maluku Utara, hingga Kairo, Mesir, pendidikan menjadi jembatan untuk memperluas wawasan, memperdalam ilmu, dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250