banner 728x250
Halsel  

Halangi Aksi GMNI Bupati Diminta Copot Kadis dan Sekretaris PUPR Halsel

Halangi Aksi GMNI Bupati Diminta Copot Kadis dan Sekretaris PUPR Halsel
Sekretaris PUPR Halsel Yaman D Mape Nampak terlihat jelas mengenakan kaos oblong warna hitam (Foto : Istimewa.Infomalut.com)

HALSEL – Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba diminta copot Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan  Idham Pora dan Sekretaris PUPR Yaman D Mape. Atas tindakan premanisme terhadap Aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat aksi protes mandeknya pekerjaan jalan lingkar pulau makin.

Aksi berlangsung di Kantor Dinas PUPR Halsel, sekitar Pukul 10.00 WIT, diduga kuat dihadang sekertaris PUPR Halmahera Selatan, Yaman D Mape atas suruhan Kadis PUPR Idham Pora dengan berlagak premanisme.

Diketahui, Sekertaris PUPR, Yaman D Mape merupakan orang dekat Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba.

Tindakan tersebut menuai sorotan tajam dari kordinator lembaga pengawasan independen Maluku Utara (LPI-MU) Rajak Idrus.

Rajak menyebut, tindakan menghalangi massa aksi GMNI Halmahera Selatan adalah tindakan kejahatan yang tidak prikemanusian.

Menurutnya, Gerakan yang dilakukan GMNI adalah bagian dari ketidak puasan atas Pekerjaan Jalan Hotmix Pulau Makian yang tidak tuntas dikerjakan hingga saat ini.

“Untuk itu, Bupati tidak punya alasan untuk mencopot Sekertaris PUPR Halmahera Selatan saudara Yaman D Mape,”kata Rajak Idrus dalam keterangan persnya, Rabu (30/4/2025).

Selain itu, Rajak juga mendesak Bupati Halmahera Selatan segera mencopot Kepala dinas PUPUR Idham Pora dari jabatannya.

“Bupati jangan lagi melindunggi kadis PUPR, karena dianggap tidak mampu menuntaskan pekerjaan jalan hotmix pulau makian. Hal ini bagian menguji program 100 hari Bupati dan wakil Bupati Halsel,” tegas Rajak.

Rajak mengungkapkan, Pekerjaan jalan hotmix yang telah menelan anggaran 7,8 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2023 ini, dikerjakan oleh CV. Delta, semestinya sudah selesai pada Oktober 2023 lalu.

“Akibat dari itu, rekan rekan GMNI kembali mendesak kepada pemerintah daerah dalam hal ini PUPR, agar secepatnya pekerjaan itu diselesaikan,” ungkap Rajak.

Bahkan kata Rajak, Pekerjaan dengan nama paket Pembangunan Jalan Pulau Makian tahun 2023 adalah Pekerjaan Lanjutan dari Tahap-I ke Tahap-II dengan total Volume Pekerjaan tahap ke-II kurang lebih 3,5 Kilo meter, volume pekerjaan Tahap-II itu meliputi Desa Waikyon, Desa Gorup, Desa Walo, Desa Dalam, Desa Gitang, Desa Kyowor, Desa Matantengin, dan Desa Sangapati.

“Namun hingga kini, CV. Delta selaku Pelaksana proyek hanya mengerjakan kurang lebih 1,5 Kilo Meter dan Masih menyisahkan hutang volume Pekerjaan 2,250 kilo meter,” katanya.

Sementara di 2024 Pemda Halsel kembali melontarkan 9 Miliar untuk pembangunan Jalan di Pulau Makian dengan nama paket Peningkatan Jalan Hotmix Ruas Makian Segmen III sebagaimana tertuang dalam LPSE Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2024. (*)

banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250