HALSEL – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Laluin Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Ikra Mahmud diduga sunat dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Senilai Ratusan Juta Selama 2024-2025.
Hal ini diungkapkan se-orang pegawai puskesmas Kecamatan Kayoa Selatan, Rabu (21/5/2025) yang meminta namanya tidak disebut.
Ikra Mahmud, disebut, telah melakuka. manipulasi laporan keuangan dan sudah berlangsung sejak 2024 hingga sekarang.
Praktik Kejahatan ini kata dia, pernah diadukan ke pihak berwajib, namun laporan tersebut enggan di tindaklanjuti.
“Ulah Kapus ini membuat kami frustasi karna tidak dihargai selaku pegawai Puskesmas,”Ungkap Sumber itu.
Terkait hal itu, Bendahara puskesmas Laluin Kayoa Selatan saat di konfirmasi melalui WhatsApp tidak menjawab sembari mempersilahkan waratwan konfirmasi langsung ke Kapus.
“Saya Now Coment, “lansung konfirmasi saja dengan Kapus,”singkat Bendahara.
Sementara, Kapus Ikra Mahmud ketika dikonfirmasi Jurnalis media ini, jum’at (23/6) Ikra Mahmud mengelak atas tuduhan tersebut.
“maaf saya tidak pernah lakukan itu, menyangkut dana BOK 2024 itu digunakan sesuai kebutuhan dan kegiatan Puskesmas,” jelas Ikra.
Kapus Ikra Mahmud juga menjelaskan, dana BOK 2025 belum dicairkam 100% hanya 50% dari besaran dana yang dicairkan.
Ketika ditanya soal berapa besaran dana BOK 2024 dan 2025 Kapus Ikra Mahmud mengaku tidak tau.
“Soal besaran dana BOK saya tidak tau sementara saya di jalan jadi saya tidak tau,” singkat Ikra.






