HALSEL – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menegaskan bahwa, konsep Agromaritim telah dirumuskan secara matang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.
“visi agromaritim bukan sekadar slogan, tetapi akan diwujudkan melalui pembangunan ekosistem yang terintegrasi mulai tahun 2026 hingga 2030,”kata Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin saat ditemui wartawan Selasa (5/8/2025) digedung DPRD.
Helmi menyebut, ini adalah masa awal pemerintahan baru, jadi kita tidak berbicara ke belakang. Fokus kita, adalah menciptakan ekosistem agromaritim dengan empat elemen utama,”sebut Helmi.
Empat elemen tersebut diantaranya :
- Potensi wilayah, khususnya karakteristik sumber daya alam.
- Sumber daya manusia, yakni petani dan nelayan yang memang memiliki profesi di sektor tersebut.
- Pemerintah daerah sebagai regulator, perancang program, dan pengalokasi anggaran.
- Pasar, sebagai ujung dari rantai ekosistem untuk mendukung hilirisasi.
terkait dengan penetapan kawasan, Helmi mengatakan, penetapan kawasan agromaritim akan dituangkan melalui Peraturan Bupati. Kawasan-kawasan tersebut akan difokuskan pada subsektor tertentu seperti pertanian, peternakan, perkebunan, maupun kelautan.
“Misalnya, pengembangan rumput laut akan ditetapkan satu kawasan khusus, supaya seluruh perangkat dan sistem pendukung bisa bekerja terfokus di lokasi tersebut,” tambahnya.
Menurut Helmi, pembangunan kawasan agromaritim ini juga sejalan dengan agenda hilirisasi daerah, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh di Halmahera Selatan.







