banner 560

Polisi Limpahkan Berkas 2 Pengusaha Tambang Emas Ilegal Ke Jaksa

  • Bagikan
banner 560

TERNATE –Penyidik Direktorat Polisi dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara (Malut) limpahkan berkas tahap satu ke Kejaksaan Tinggi atas kasus dugaan kepemilikan zat terlarang di tambang rakyat ilegal di Halmahera Selatan.

Dua orang pengusaha tambang rakyat ilegal di Halmahera Selatan masing-masing berinisial W dan rekannya seorang perempuan berinisial L. Mereka diamankan Direktorat Polairud Polda Maluku Utara Senin (9/8) lalu.

Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol R. Djarod Agung Riadi mengatakan, pihaknya sudah limpahkan tahap satu ke Jaksa kasus kepemilikan zat terlarang tersebut.

“Kami sudah tahap satu, mudah-mudahan tidak ada P19 karena kemarin kita masih ada kekurangan hasil labfor aja muda-mudahan itu sudah dilengkapi syukur syukur P21 langsung dan tidak berlarut-larut,” kata Djarod ,Rabu (15/9/2021).

R. Djarod Menambahkan, dua orang tersangka F dan W, untuk Sementara hasil penyelidikan pihaknya belum mengarahkan tersangka yang lain masih dua karena dia sebagai pemain juga,sebagai pengedar pemain dalam dan juga sebagai distributor.

“Dua orang tersangka ancaman hukaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda paling sedikit 5 milar paling banyak 15 miliar UU lingkungan hidup,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, kedua pelaku ditangkap dengan barang bukti zat keras tanpa izin dengan empat campuran seberat 50 kilogram.

  • Bagikan