banner 560

Nilai Budaya dan Tradisi Lokal Warga Sula Dominasi Festival Tanjung Waka

  • Bagikan
Sekretaris panitia Festifal Tanjung Waka (FTW), Rizal Drakel, saat ditemui wartawan diruang kerjanya. || Foto : Ano
banner 560

SANANA – Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, akan menggelar Kegiatan Festifal Tanjung Waka (FTW) tahun 2021, dilokasi Pantai Tanjung Waka, Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama lima hari sejak 18-22 desember 2021, itu akan menampilkan nilai dan budaya lokal yang ditampilkan masyarakat Sula dan sejumlah kegiatan lainnya.

Sekretaris panitia Festifal Tanjung Waka (FTW), Rizal Drakel, kepada infomalut.com, Kamis (9/12/21) mengatakan, kegiatan tersebut menampilkan sejumlah acara seperti, Gowes sepeda 60 kilo meter, Historical camping, Coastal cleanup, Coral transplantation, Sea turtle conservation, Traditional colossal performance, Traditional children games, Traditional live cooking, Five-day local culinary adventures, Sula arts dan cultural expo 2021, Explore the turtles palace of tanjung waka, Water sports, Habar sua seminar, International seminar on sustainable coastal tourism dan pencanangan Sula bebas sampah plastik 2024.

Rizal bilang, nilai budaya dan tradisi lokal masyarakat Sula akan mendominasi pelaksanaan FTW 2021.

“Suguhan kuliner leluhur masyarakat akan dipresentasikan secara dramatis melalui lzve cooking, barbeque dan sunset dinner di pesisir pantai Tanjung Waka,” tuturnya.

Disamping itu sebut Ruzal, ada Sajian Szmolz dan Jepa (campuran sagu dan parutan kelapa), Hutamia (jamur merah), Nasi Jagung Rempah, Utanil (Sambal dari pucuk pohon kedondong hutan).

“Seafood dengan olahan serba kenari serta olahan kuliner berbasis madu akan disuguhkan ke tamu undangan,” ungkap Rizal.

Dikatakannya, Festival Tanjung Waka 2021 juga mengedepankan value event dengan menggeliatkan bisnis UMKM ekonomi kreatif di kepulauan Sula.

“Panitia akan menggelar Sula Arts dan Cultural Expo 2021 yang menampilkan produk UMKM Sula yang memiliki daya tarik dan kualitas prima seperti produk madu, cokelat, kenari, anyaman daun pandan, produk olahan perikanan, kerajinan tangan dan bisnis kuliner lokal,” sebut Rizal.

“Tentu kegiatan festival ini, menerapkan protakol kesehatan (prokes) seperti menyiapkan tempat cuci tangan yang disediakan dipintu gerbang serta pemeriksaan kartu vaksin,” cetusnya.

Sekedar diketehui dalam kegiatan FTW tahun 2021 hadiri tamu undangan diantaranya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Duta besar kerajaan Spanyol, dan utusan sejumlah kedutaan asing di Indonesia, Gubernur Maluku Utara, Deputi bidang produksi wisata dan penyelenggaran event kemenpar RI, Sultan Tidore, Unsur pimpinan daerah Malut dan tamu kehormatan lainnya. (*)

  • Bagikan